Antara TV Kepri - Perda Ketibum Akan Jadi Payung Hukum Satpol PP
JoomlaLock.com All4Share.net

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Karimun, mempersiapkan Perda Ketertiban Umum (Ketibum), yang meliputi penertiban gelandangan pengemis (gepeng), anak jalanan (anjal), dan rumah liar di kawasan ruang terbuka hijau (rth) serta  penertiban pengguna trotoar yang dijadikan tempat pengembangan usaha . Perda Ketibum mulai di bahas November hingga awal Desember 2018 ini.

Maraknya gepeng, anjal dan ruli serta pemanfaatan trotoar oleh para pedagang maupun show room, membuat Dprd Karimun menggesa adanya perda ketibum, demi menertibkan  dan membuat kenyamanan masyarakat karimun yang saat ini mulai resah dengan banyaknya gepeng, anjal dan rumah rumah liar serta pemanfaatan trotoar oleh pelaku usaha untuk memperluas area usahanya.

Hal itu disampaikan oleh Muhammad Taufik ketua Komisi II DPRD Karimun dari fraksi PKS saat di wawancarai di gedung DPRD Karimun beberapa waktu lalu.

Menurut Taufik, saat ini DPRD sedang membentuk Pansus Ketibum yang sejak 19 tahun ini belum ada.

Sementara itu, ketua DPRD Karimun, Yusuf Sirat juga mengatakan hal yang sama, bahwa orientasi ketertiban umum yang akan di lakukan pemerintah bukan hanya untuk ketertiban, tapi juga untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Selain itu perda ketibum ini juga akan berkaitan dengan anggaran, dan Satpol PP yang akan menjadi eksekutor atas perda ini.

 

Share this article

Tinggalkan Komentar

Formulir Komentar

Berlangganan

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…