Antara TV Kepri - Diduga Kepala Desa Terima 5000 Rupiah Per Kepala
JoomlaLock.com All4Share.net

Setelah berjalan lebih kurang 12 tahun, kawasan Wisata Resort Telunas di pulau Sugi Kecamatan Moro yang dikelola oleh perusahaan asing saat ini mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karimun.

Melalui Komisi III, DPRD Karimun mencoba mempertanyakan keberadaan Telunas Beach Resort pada hering tanggal 17 September 2018, dimana selama ini,  pengunjung yang datang ke pulau dengan julukan surga tersembunyi di Kepri ini, tidak melalui Pelabuhan Internasional atau Domestic Karimun, namun para tamu yang sebagian besarnya adalah asing atau expatriat datang melalui pulau Batam, sehingga Kabupaten Karimun tidak mendapatkan hasil dari masuknya para wisatawan tersebut, kecuali pajak hotel dan restoran yang disetorkan oleh pihak Telunas setiap tahunnya.

Bahkan Zainuddin Ahmad selaku anggota DPRD Karimun dari fraksi Partai Gerindra,  tidak diizinkan untuk berkunjung ke Telunas, kecuali pihak Telunas yang menentukan jadwalnya, hal ini yang dipertanyakan oleh Zainuddin Ahmad, ada apa disana.

Sementara itu kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun Zamri membenarkan adanya pengunjung resort Telunas tidak melalui Karimun, dan itu terjadi sejak dulu sejak zaman kepala dinasnya almarhum Suryaminsyah.

Menurut Zamri pemasaran Telunas itu di lakukan secara online sehingga tamu-tamunya kebanyakan berasal dari Eropa.

Yang mengejutkan, dalam hering tersebut terungkap dugaan oknum kepala desa di Sugi menerima dana 5000 rupiah per kepala dari pengunjung asing tersebut, padahal tidak ada Perdes yang mengatur pungutan itu.

Sementara data tamu yang berkunjung ke resort ini pada tahun 2017 sebanyak  5273 jiwa dan pada tahun 2018 hingga Juni sudah tercatat sebanyak 3231 jiwa.

Share this article

Tinggalkan Komentar

Formulir Komentar

Berlangganan

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…